Pages

Showing posts with label My Diary. Show all posts
Showing posts with label My Diary. Show all posts

Tuesday, January 01, 2013

Manufacture ...Selamat Memasuki Tahun 2013



Kamis, 27 Desember 2012
Jam 8 pagi, saya sampai ke lokasi pabrik, seperti biasanya, Manager PPIC, Chief Production  dan beberapa orang staff tampak memulai aktivitasnya. Kami berada dalam satu ruang operation yang berisi team PPIC, Purchasing, Quality Control, dan Production Staff. Saya menuju ke meja production Manager, satu meja didepan Chief production dan disamping kanan PPIC manager. Setiap pagi menjadi rutinitas kami di produksi dan PPIC untuk monitoring hasil produksi kemarin, seluruh data kami analysis, dengan meeting kecil  tidak kurang dari 15 menit, kami dapat  meng-evaluasi kinerja kemarin, dan saya sudah mendapat 100% gambaran apakah produksi masih sesuai rencana hari ini, 80% rencana minggu ini, dan 50% dibulan ini.
Manufacture ...Selamat Memasuki Tahun 2013...

Monday, September 26, 2011

Absolutly thanks for your Bless

 Jakarta, 26 September 2011, 10.00 am, WIB

Terima kasih Tuhan, kau beri kami kepercayaan sekali lagi untuk merawat dan membesarkan bayi ini.
Nama                           : Monica Amanda Londong
Tempat/tgl/waktu Lahir  : RS. Sari Asih Tangerang/24 September 2011/22.00 pm, WIB
Panjang, Berat              : 50 cm, 3 kg
kelahiran/kondisi           : Normal

Semoga kebahagian seperti ini juga dirasakan oleh banyak orang, semua teman-teman kami, saudara-saudari kami,  dan keluarga kami.
Apapun yang terjadi hari hari menjelang dan setelah kelahiran anak ke-dua kami, krisis ekonomi eropa, pengjuan Palestina sebagai anggota PBB, 24 September 2011, ledakan bom di Ambon, 25 September 2011, terjadi ledakan bom bunuh diri di Gereja di Solo, apapun itu kami percaya kau memiliki rencana yang indah bagi seluruh keluarga pelaku dan korban, bagi masyarakat sekitar, dan bagi kebaikan kami semua sebagai sebuah entity bangsa.
Finally, Let's say absolutly thanks for your nice gifting.

Monica Amanda londong and  sister, Anastasia Erica Londong








Absolutly thanks for your Bless...

Friday, September 23, 2011

Differensiasi & Low cost

Denpasar, 23 September 2011, 8.30 AM, Wita



Rabu, 21 Sept lalu, management dan manager meeting. subject meeting, mencari solusi atas permasalahan di produksi terkait dengan Capcity, Delivery, dan Quality.  Jelas, data menunjukkan kalau kami memiliki masalah besar di semua aspek ini.
Dari beberapa case terkait dengan kinerja produksi seperti diatas. Kami mngambil kesimpulan bahwa ditingkat manager tidak optimal dalam melakukan peran managerial. Peran managerial yang saya maksud yaitu Plannind, Developing, Organizing, Leading, dan Controlling.Mengapa ini bisa terjadi ? Pasar bergerak dengan sangat sangat cepat ( dan brutal ), bisnis diindustri seperti ini, tidak hanya bicara dimensi quality yang terukur. tapi juga " taste " . Item produk  dengan variasi sangat banyak tapi  dalam lot-lota kecil, dimana semuanya diproses berdasarkan order ( MTO ) ditambah faktor "taste" tadi. Memaksa manufacturing kami  menerapkan  strategi  Diferensiasi bersamaan dengan Low Cost. No way ! Low Cost dan Differensiasi harus kami terapkan bersamaan.

Perusahaan memiliki segmentasi pasar yang unik. yaitu Hotel, Restaurant, Cafe (HoReCa) dan  Retail. HoReCa memiliki karakteristik yang sangat berbeda dibanding Retail. Pasar ini dikendalikan oleh para Chef yang berkarakteristik "seniman", Konsekuensinya: 1) develope new produk sudah menjadi hal yang "biasa" meskipun dengan biaya produksi  lebih tinggi. sampai saat ini kami memiliki lebih dari 300 Item produk dengan 20-an Line prodess 2) lead time produksi yang sangat pendek (bayangkan mulai dari Raw sampai finish product waktu pengerjaannya rata-rata dua sampai tiga hari ), 3) Model manufaturing kita MTO, make to order. 4) Control quality product yang sangat ketat, karena tidak hanya memiliki dimensi quality yang tampak ( size, color, visual, dll ) tapi harus memenuhi aspek taste. Dengan komposisi spice 80% impor (europe).

Terkait dengan fungsi pembelian, stock , dan perencanaan produksi tentunya kombinasi dari aspek diatas dan beberapa detail aspek lainnya berpotensi besar  dalam menyebabkan kekacauan di lantai produksi (line manufacturing crowded)

Up Grade Sistem IT  sudah jelas menjadi target utama, tapi ini merupakan project jangka panjang, Tahapan  " Analisis system " memiliki prosentase waktu  hampir 60% dalam develope system IT. ya .. ok lah kalau begitu poinnya  Integral Sistem seperti ini memerlukan waktu lama, barangkali lebih dari 12 bulan sampai ke tahap Trial.

Dari beberapa kemungkinan disamping problem Integral Sistem IT , kami menemukan bahwa Struktur Organisasi Perusahaan sudah tidak mendukung, jika dikaitkan dengan  kombinasi strategi diferensiasi dan Lowcost .
Kekuatan ( Capasitas Produksi ), kecepatan ( Lead Time delivery proses ) , dan ketelitian ( Quality, pesisi product ) merupakan  target utama kami. Seorang pelari memeiliki  karakteristik otot tertentu misalnya. Sama dengan konsep ini. Struktur Organisasi berperan sebagai tulang dan otot. Struktur yang tidak support akan menghasilkan  output yang berlawanan dengan tujuan organisasi. 

Setelah kami dapatkan draftnya, tgl 21 Sept 2011, kami matangkan bersama manager yang lain. Ada beberapa modifikasi, tapi intinya kami 100% agree, struktur adalah satu dari beberapa akar permasalahan yang ada. Dalam tempo secepatnya, sampai bulan depan action ini harus berjalan. Tahap pertama kami akan bergerak dari struktur produksi dan operation. baru ke fungsi-fungsi yang lain (pembelian, penjualan, keuangan, dll ). 

Tidak ada kata istirahat, Pasar bergerak dengan cepat,  no way,  idealnya kita berada didepannya, jika tidak bisa didepan, minimal terus merapat dibelakangnya.




Differensiasi & Low cost...

Sunday, September 04, 2011

Cerita dari Pasuruan ....

Denpasar, 4 September 2011, 12.05 WITA


Semalam Saya ada pekerjaan di luar Factory, saya ajak seorang teknisi baru. Sebelumnya  saya belum begitu mengenalnya, karena biasanya staff head mekanik yang handle aktivitas ini. Bersamaan  cuti libur idul fitri, ya sementara saya yang take over.
Pk. 19.30, sambil makan malam, saya banyak  dengar dari teknisi ini, mengenai tingkah laku Pesonalia yang benar-benar menguji emosi. 
Teknisi saya  sebut saja namanya X, berasal dari Pasuruan, kurang lebih 60 km dari Surabaya. Lho kenapa kerja di Bali, bukannya di sana banyak industri ? itu pertanyaan pertama saya, saat dengar dia dari pasuruan.
Ternyata dari cerita si X ini, pernah dari beberapa perusahaan besar di Pasuruan, diantaranya punya PMA Jepang, untuk menjadi karyawan kontrak setahun, dia harus memberi tip sekitar 1.5-2 Juta ke oknum Personalia. dan untuk menjadi karyawan tetap ratenya sebesar 12 Juta-an
Gila !!!!!
Kegilaan Ini yang akan saya sharingkan  dengan anda.
Saya pernah mendengar praktek oknum personalia ini di tahun 2000-an di Jakarta, Tangerang. Ternyata ini bukan masa lalu. Harus ada penelitian ilmiah untuk membuktikan kebenarannya. 
Lepas benar atau salah pastinya ada praktek-praktek yang tidak etis, dan sangat bertentangan dengan prinsip-prinsip Human Resources Management. 
Saya sih punya keyakinan praktek ini hanya ada di sebagian kecil Perusahaan, tidak di sebaliknya. I hope so ...
Ok, kita berandai-andai jika praktek ilegal ini ada. Oknum-oknum ini tidak akan bekerja sendiri, tapi secara berkelompok, dan melibatkan beberapa orang lokal bodoh yang kebetulan menduduki posisi struktural penting.
Sebelum kita berbicara lebih jauh, saya akan berikan gambaran terlebih dahulu mengenai karyawan kontrak di Indonesia.

Karyawan Kontrak

Merujuk pada UU 13/2003 tentang ketenagakerjaan karyawan kontrak adalah pekerja yang memiliki hubungan kerja dengan pengusaha dengan berdasarkan pada Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT). Pengaturan tentang PKWT ini kemudian diatur lebih teknis dalam Kepmenakertrans No. 100/2004 tentang ketentuan pelaksanaan perjanjian kerja waktu tertentu.
Outsourcing adalah penyerahan sebagian pelaksanaan pekerjaan kepada perusahaan lain. Outsourcing diatur dalam UU 13/2003 dan Kepmenakertrans 220/MEN/X/2004 tentang syarat-syarat penyerahan sebagian pelaksanaan pekerjaan kepada perusahaan lain. Beberapa ketentuan pokok dalam outsorcing adalah penyelenggara outsourcing harus berbadan hukum, hak-hak normatif harus diberikan kepada karyawan outsourcing, bila hak-hak normatif tidak diberikan maka demi hukum karyawan outsourcing itu menjadi karyawan dari perusahaan pemberi pekerjaan, yang boleh di-outsource hanyalah proses-proses pendukung saja (bukan proses utama atau core business perusahaan). Karyawan outsourcing bisa merupakan karyawan tetap ataupun kontrak, hal itu bergantung kepada sifat pekerjaannya (apakah memenuhi syarat untuk kontrak?) dan juga bergantung kepada kebijakan pengelola outsorcing itu.


Karyawan Kontrak dalam Ketenagakerjaan Indonesia
Karyawan kontrak dalam perarturan ketenagakerjaan di Indonesia memang diperbolehkan dan sudah diatur. Kontrak kerja untuk karyawan sejatinya dimaksudkan untuk diberlakukan kepada pekerjaan-pekerjaan yang memiliki karekteristik tertentu, yaitu :
1.       Pekerjaan yang selesai atau sementara sifatnya
2.     Pekerjaan yang diperkirakan penyelesaiannya dalam waktu yang tidak    terlalu lama dan paling lama 3 (tiga) tahun
3.     Pekerjaan yang bersifat musiman
4.     Pekerjaan yang berkaitan dengan produk baru, kegiatan baru atau produk tambahan yang masih dalam percobaan atau penjajakan
Hal tersebut sesuai dengan UU ketenagakerjaan No. 13 tahun 2003.

Karyawan Kontrak di Perusahaan / Industri
Karyawan kontrak adalah karyawan yang diperbantukan untuk menyelesaikan pekerjaan-pekerjaan rutin perusahaan, dan tidak ada jaminan kelangsungan masa kerjanya. Dalam hal ini kelangsungan masa kerja karyawan kontrak ditentukan oleh prestasi kerjanya. Apabila prestasi kerjanya baik, akan diperpanjang kontrak kerjanya. Dampak psikis dari ketentuan yang menyatakan masa kerja karyawan kontrak tergantung pada prestasi kerjanya adalah karyawan kontrak menjadi mempunyai motivasi berprestasi yang tinggi. Hal ini dikarenakan karyawan menginginkan untuk dapat terus bekerja dan mendapatkan penghasilan dari pekerjaannya. Penghasilan tersebut dipergunakan karyawan untuk mencukupi kebutuhan hidupnya dan keluarganya.
Fenomena karyawan kontrak di Indonesia sendiri memang sudah berlangsung cukup lama, baik dilakukan oleh perusahaan lokal atau asing. Swasta atau milik pemerintah. Sebagai bagian dari sistem ekonomi kapitalis dunia maka fenomena tenaga kerja kontrak atau dikenal dengan istilah oursourcing ini kian banyak dipilih sebagai alternative mendapatkan tenaga kerja yang murah, cepat, dan beresiko lebih rendah. Seseorang yang dikontrak biasanya beban kerjanya hampir sama atau bahkan lebih berat dari pada pegawai tetap, namun dari segi gaji atau fasilitas lainnya tentu saja sangat berbeda. Bayangkan saja berapa keuntungan perusahaan dari segi produktifitas misalnya, termasuk tidak adanya ketentuan pesangon yang jelas apabila perusahaan tidak lagi menggunakan jasa si tenaga kerja kontrak. Banyak perusahaan outsource (penyedia tenaga kontrak ) yang melihat peluang ini. Sehingga perusahaan yang membutuhkan pegawai kontrak tinggal memesan sesuai kualifikasi yang diinginkan. Namun persoalan yang ditimbulkan akibat sistem kontrak ini seakan tak berkesudahan. Mulai dari PHK sepihak, tidak adanya pesangon yang memadai, dan terlebih lagi tidak adanya perlindungan hukum bagi karyawan kontrak yang akan menuntut haknya di pengadilan.

Perbedaan Karyawan Kontrak dengan Karyawan Tetap
Perbedaan utama dari status karyawan kontrak dan tetap adalah dari status legalnya, jika karyawan tetap tidak memiliki jangka waktu untuk karyawan kontrak memiliki jangka waktu. Hal ini juga dituangkan dalam Perjanjian kerja karyawan, karyawan kontrak akan diberikan Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) yang artinya memiliki jangka waktu habisnya hubungan kerja, sedangkan Karyawan tetap dituangkan dalam Perjanjian Kerja Waktu Tidak Tertentu (PKWTT).

Definisi dan ketentuan yang berlaku untuk karyawan kontrak adalah sbb:
1.  Karyawan kontrak dipekerjakan oleh perusahaan untuk jangka waktu tertentu saja, waktunya terbatas maksimal hanya 3 tahun.
2. Hubungan kerja antara perusahaan dan karyawan kontrak dituangkan dalam “Perjanjian Kerja Untuk Waktu Tertentu”
3.  Perusahaan tidak dapat mensyaratkan adanya masa percobaan
4. Status karyawan kontrak hanya dapat diterapkan untuk pekerjaan tertentu yang menurut jenis dan sifat atau kegiatan pekerjaannya akan selesai dalam waktu tertentu, yaitu :
a.  Pekerjaan yang sekali selesai atau yang sementara sifatnya
b.  Pekerjaan yang diperkirakan penyelesaiannya dalam waktu yang tidak terlalu lama dan paling lama 3 (tiga) tahun ;
c. Pekerjaan yang bersifat musiman; atau
d. Pekerjaan yang berhubungan dengan produk baru, kegiatan baru, atau produk tambahan yang masih dalam percobaan atau penjajakan.
e. Untuk pekerjaan yang bersifat tetap, tidak dapat diberlakukan status karyawan kontrak.
5. Apabila salah satu pihak mengakhiri hubungan kerja sebelum berakhirnya jangka waktu yang ditetapkan dalam perjanjian kerja waktu tertentu, atau berakhirnya hubungan kerja bukan karena terjadinya pelanggaran terhadap ketentuan yang telah disepakati bersama, maka pihak yang mengakhiri hubungan kerja diwajibkan membayar ganti rugi kepada pihak lainnya sebesar gaji karyawan sampai batas waktu berakhirnya jangka waktu perjanjian kerja
6. Jika setelah kontrak kemudian perusahaan menetapkan ybs menjadi karyawan tetap, maka masa kontrak tidak dihitung sebagai masa kerja.

Definisi dan ketentuan yang berlaku untuk karyawan tetap adalah sbb:
1. Tak ada batasan jangka waktu lamanya bekerja
2. Hubungan kerja antara perusahaan dan karyawan kontrak dituangkan dalam “Perjanjian Kerja Untuk Waktu Tidak Tertentu”
3. Perusahaan dapat mensyaratkan masa percobaan maksimal 3 bulan.
4. Masa kerja dihitung sejak masa percobaan.
5. Jika terjadi pemutusan hubungan kerja bukan karena pelanggaran berat atau karyawan mengundurkan diri maka karyawan tetap mendapatkan uang pesangon, uang penghargaan masa kerja (bagi karyawan yang bekerja minimal 3 tahun) dan uang penggantian hak sesuai UU yang berlaku.
Mengenai gaji, fasilitas, kesejahteraan,cuti dll karyawan kontrak dapat memiliki hak yang sama dengan karyawan tetap tergantung dari perjanjian kerja yang disepakati bersama. Oleh karenanya semua hak dan kewajiban masing-masing pihak harus dicantumkan semua dalam perjanjian kerja dan karyawan harus cermat dan jeli mempelajari perjanjian kerja yang dibuat oleh perusahaan.

Mengurangi Jumlah Karyawan Kontrak
1.    Dalam upaya penyehatan perekonomian Indonesia, salah satu yang dilakukan oleh pemerintah Indonesia adalah berusaha mendatangkan investor ke Indonesia untuk membuka lapangan kerja. Dengan lapangan kerja meningkat, maka pengangguran bisa ditekan. Agar para pengusaha menanamkan investasinya, pemerintah melakukan perubahan sejumlah regulasi terkait sistem perburuhan.
2.     Membuat peraturan perundangan yang tidak merugikan para pekerja.
3.     Meningkatkan kualitas SDM
4.     Menunjang pembukaan UKM
5.     Adanya peraturan pemerintah ynag tegas terhadap para pengusaha agar bersikap bijaksana terhadap para karyawannya.
6.     Hendaknya para pengusaha mengetahui juga kerugian yang di dapat apabila mempekerjakan karyawan kontrak, tidak hanya memikrkan keuntungannya saja.

Mudah-mudahan  info diatas  bisa bermanfaat .
Mari kita lanjut  perbincangan kita.

Status kontrak merupakan solusi tengah antara Pemerintah, Pekerja dan Pengusaha. Kalau bicara hukum, semua ada dasarnya dan legal. Tapi  ternyata ada orang Indonesia  yang sangat kreatif  dan melihat ini suatu peluang. Seperti cerita si X ini, Oknum-oknum Personalia  dan kelompoknya menarik Tips, untuk setiap perekrutan. Jika setiap tahun " dibuat seolah olah " memerlukan  pergantian/penambahan  dan prosentase karywan kontraknya relatif besar. Wow ...

Saya benar-benar benci dengan praktik-praktik ini, Jika anda menemui hal seperti ini, yakinlah bahwa orang-orang yang terlibat  didalamnya  harus dipastikan keluar dari sistem organisasi perusahaan.

SAVE OUR MANUFACTURE !







Cerita dari Pasuruan .......

Sunday, August 28, 2011

MUDIK

Denpasar, 28 Agustus 2011, 01.17 WITA


Kemarin siang saya jalan-jalan ke produksi, dan tidak seperti biasanya....anak-anak lebih banyak tersenyum. Ternyata ... sore ini mereka sudah ada plan mudik. pantesan ....
Siang ini situasi pabrik sepi..tidak biasanya. aktivitas overtime turun 50%, tak apalah .... itung-itung setaun sekali. mudah - mudahan mereka lebih baik stelah liburan. It's good.

kalau ditanya asal, yang mengacu tempat lahir, saya lahir 34 tahun lalu di Banyuwangi, kota yang indah (menurut saya) di ujung jawa timur. Perbatasan Jawa - Bali. kondisi geografis sangat indah. Ada Gungung ( ijen ), hamparan sawang, dan kebun mulai dari lereng hingga dataran rendah, dan ditutup oleh indhanya selat bali. Di ujung utara dibatasi taman wisata Baluran, dan di ujung selatan cagar alam meru betiri. Perfect ! kami dari keluarga Manado, abad 18 nenek moyang kami pindah ke daerah ini. mungkin kami penganut katolik pertama disini. Sejak TK sampai SMA saya tempuh disini, Normalnya, daerah ini tempat yang indah untuk menjadi tujuan "mudik".
MUDIK...

Monday, August 22, 2011

Link Between Manufacture and University

Denpasar, 22 Agustus 2011, Pk. 19.30 WITA


Selamat malam,

Tiga puluh menit yang lalu, saya baru ada meeting dengan Prof. Semadi dari Universitas Udayana.
Tahun ini perusahaan kami berencana untuk upgrade ISO 9001 ke 22000 untuk memperkuat aspek pengendalian " food safety ". Dan kami meminta bantuan Prof. untuk pendampingan. Mudah-mudahan jika sesuai rencana, January 2012 kami sudah mendapatkan sertifikasi.

Poin tulisan saya kali ini bukan di masalah up grade sistemnya lho ya. Tapi lebih ke arah " Link" antara Manufacture dan University. Saya barangkali satu dari sekian orang yang sangat percaya dengan statement bahwa University adalah sumber ilmu dan pusat pengembangan.
Kenyataannya, University di Indonesia memiliki pemikir-pemikir yang luar biasa bagus untuk membantu manufacture dalam hal, design produk, analisa proses, hingga kearah Riset dan Development. Bagaimanapun Manufacture di Indonesia saat melakukan teknik analisis dan pengambilan keputusan tidak memiliki landasan teoritis yang kuat dan kurang ilmiah. kalau boleh saya katakan pola kita masih mengedepankan insting, karena informasi-informasi pendukung lemah dan kurang.
Link Between Manufacture and University...

Sunday, August 21, 2011

Let's play The Game

Denpasar, Minggu/20 Agustus 2011, Pk. 07.35 WITA

Selamat pagi kawan …saya akan lanjutkan cerita semalam…kalau gak salah tentang obrolan dengan teman kerja saya. Kami diskusi banyak hal yang menarik. Salah satunya ini .

Teman saya, Heri, bertanya ke saya “ Apa sih tujuan hidupmu”, Dengan yakin saya jawab Tujuan hidup saya ingin memberikan kontribusi positif bagi manufacture di negara kita. " Hahaha ... normatif sekali, maksudmu itu apa .." blom selesai saya bicara, teman say satu ini langsung komen .
Ok..saya akan berbicara lebih detail, tidak hanya untuk teman saya tapi saya cerita juga buat anda.
Let's play The Game...

Saturday, August 20, 2011

New Friend

Denpasar, Sabtu/20 agustus 2011, Pk. 21.25 WITA

Sore ini di kantin, jam 03.00 pm saya ngobrol dengan teman kerja. Namanya heri siswanto..saya biasa panggil Heri.

Kurang lebih 2 bulan yang lalu teman saya ini bergabung dengan PT. Soejasch Bali. sekarang posisinya sebagai management representatif. Setelah pulang kerja ( normal kalau sabtu pulang jam tiga-an ) kami ngobrol ngalor ngidul mengenai banyak konsep mengenai aspek budaya, agama, dan tentu saja manufacture ... ya ibaratnya petarung bisa dibilang kami berusaha saling menggali kelebihan masing-masing,
New Friend...

Nge-Blog lagi yuk

Sabtu, 20 Agustus 2011, Pk. 21.10 WITA


Coba tebak dimana posisi saya ... DENPASAR . tepatnya saya masih di Factory PT. Soejasch Bali.
singkat cerita, oktober 2010 saya terima tawaran dari perusahaan ini. German Food manufacture. Saya beruntung bisa bergabung meski konsekuensinya sangat berat, meninggalkan anak istri di jakarta, meski tidak berat-berat amat sih, karena sejak january 2011 saya negoisasi agar kerja dari senin-Jumat saja, weekend saya dengan keluarga di jakarta. dan ... saya dapat deal yang bagus.

Minggu-minggu ini rencananya saya ingin di Bali, karena teman-teman muslim banyak yang cuti, dan saya ( dengan sukarela ) stand by disini.

Ok... saya akan mulai aktif di Blog lagi. Tapi sorry, saya tidak akan banyak bicara mengenai teory di manufacture, karena topik-topik seperti ini bisa dengan mudah didapat di toko-toko buku, atau bahkan banyak blog atau website yang menawarkan.

Blog ini akan menjadi untaian Roll film kehidupan saya. Dan kehidupan saya ada disini ... yaitu di manufacture.

See you ....
Nge-Blog lagi yuk...

Saturday, December 04, 2010

You'll Never Walk Alone



When you walk through a storm,
Hold your head up high,
And don't be afraid of the dark.
At the end of a storm,
There's a golden sky,
And a sweet silver song of a lark.

Walk on through the wind,
Walk on through the rain,
Though your dreams be tossed and blown....

Walk On! Walk On! With hope in your heart,
And you'll never walk alone....

You'll never walk alone

Walk On! Walk On! With hope in your heart,
And you'll never walk alone....

You'll never walk alone.











The other side of me
You'll Never Walk Alone...