Saya pernah mendengar pertanyaan menarik ini. Jawabannya terkadang tergantung siapa yang dfmenjadi obyeknya. Ya dialah yang menanggap terpenting. Kalau gak ada perasaan sedikit gak enak, paling akan muncul dengan jawaban aman “ semuanya penting “.
Saya pernah mendengar pertanyaan menarik ini. Jawabannya terkadang tergantung siapa yang dfmenjadi obyeknya. Ya dialah yang menanggap terpenting. Kalau gak ada perasaan sedikit gak enak, paling akan muncul dengan jawaban aman “ semuanya penting “.
Kali ini kita berdiskusi ringan saja ya. Berita ini saya kutip, dari Kompas.
TNI Angkatan Udara berhasil melakukan uji coba pendaratan dan lepas landas darurat menggunakan pesawat tempur di ruas Jalan Tol Trans-Sumatera, Kabupaten Mesuji, Lampung, Rabu (11/2/2026). Uji coba tersebut melibatkan dua jenis pesawat tempur, yakni F-16 Fighting Falcon dan EMB-314 Super Tucano.
Wakil Menteri Pertahanan Donny Ermawan Taufanto menyampaikan, keberhasilan uji coba tersebut merupakan tonggak sejarah dalam sistem pertahanan Indonesia. Pemanfaatan infrastruktur sipil seperti jalan tol untuk operasi militer adalah implementasi nyata dari doktrin Sistem Pertahanan Semesta sesuai Pasal 27 dan 30 UUD 1945.
PENDAHULUAN
Logistik &
Invemtory menjadi topik yang hangat tahun-tahun belakangan ini. Perkembangan
ekspedisi – ekpedisi baru begitu pesat, dalam memenuhi permintaan pengiriman
barang untuk kebutuhan industri maupun retail, mencakup dalam & luar kota,
hingga antar pulau dan negara. Disamping Logistik ada saudara kandungnya, yaitu
Inventory, yaitu penyimpanan. Perkembangan transaksi dalam negeri, eksport,
maupun import, mendorong pertumbuhan usaha pergudangan. Kita tidak perlu ambil
contoh usaha pergudangan sebagai efek dari usaha export import. Kita lihat
pembangunan ibu Kota Negara ( IKN ) dimana pembangunan fisiknya dimulai pada
bulan Juli 2022. Satu hal yang mungkin terlewat dari perhatian media, yaitu
pertumbuhan usaha pergudangan di area sekitar pelabuhan transit. Dengan skala
pembangunan yang begitu besar, mulai dari barang untuk pembangunan, dan sarana
penunjang. Dari semen hingga kebutuhan
pembersih untuk usaha loundry. Barang-barang dengan jumlah yang begitu besar,
perlu adanya pengelolaan, mulai dari penerimaan, penempatan, hingga penyaluran.
Disinilah peranan Per gudangan, atau yang dalam pembahasan ini kita sebut
sebagai Inventory.
Apakah
False Manager ?
False
Manager diadopsi dari kosakata bahasa Inggris,
terdiri dari dua suku kata,
False
{kt.sifat} / fɔːls = Palsu
Manager
{kt.benda} /ˈmænɪdʒə(r) = Manajer
kedua suku kata ini membentuk sebuah frasa
“ False Manager “ , yang secara
harafiah diartikan sebagai manajer palsu.
False Manager adalah istilah yang digunakan dalam konteks manajerial untuk mendeskripsikan seorang individu yang secara formal memegang jabatan manajer, tetapi gagal mengadopsi pola pikir dan fungsi strategis sebagai seorang manajer, justru waktunya didominasi oleh pekerjaan teknis dan operasional harian layaknya supervisor.
Secara
formal, OEE (Overall Equipment Effectiveness) didefinisikan sebagai
metode evaluasi yang mengukur seberapa efektif mesin atau Line Produksi manufacture saat beroperasi, berdasarkan tiga metrik
utama: yaoitu ketersediaan ( Availability ) , kinerja ( Performance ) , dan
kualitas ( Quality )
Satu istilah
yang sering kita dengar, yaitu SISTEM.
Dimanapun kita berada dalam fungsi – fungsi struktral, baik sebagai bagian dari
fungsi PPIC, Maintenance mesin, Procurement, Produksi, Warehouse &
Logistic, Produksi. Kita selalu beroperasi didalam Sistem tertentu.