Wednesday, October 05, 2011

Dasar Penentuan Jumlah Sample Penelitian

 Definisi

Sampel adalah sebagian dari populasi. Artinya tidak akan ada sampel jika tidak ada populasi. Populasi adalah keseluruhan elemen atau unsur yang akan kita teliti. Penelitian yang dilakukan atas seluruh elemen dinamakan sensus. Idealnya, agar hasil penelitiannya lebih bisa dipercaya, seorang peneliti harus melakukan sensus. Namun karena sesuatu hal peneliti bisa tidak meneliti keseluruhan elemen tadi, maka yang bisa dilakukannya adalah meneliti sebagian dari keseluruhan elemen atau unsur tadi. 

Dasar Penentuan jumlah Sample


Gay dan Diehl menuliskan, untuk penelitian deskriptif, sampelnya 10% dari populasi, penelitian korelasional, paling sedikit 30 elemen populasi, penelitian perbandingan kausal, 30 elemen per kelompok, dan untuk penelitian eksperimen 15 elemen per kelompok . 

Roscoe (1975) dalam Uma Sekaran ( 1992: 252 )  memberikan pedoman penentuan jumlah sampel sebagai berikut:
  1. Sebaiknya ukuran sampel di antara 30 s/d 500 elemen
  2. Jika sampel dipecah lagi ke dalam subsampel (laki/perempuan, SD/SLTP/SMU,  dsb),jumlah minimum subsampel harus 30
  3. Pada penelitian multivariate (termasuk analisis regresi multivariate) ukuran sampel harus beberapa kali lebih besar (10 kali) dari jumlah variable yang akan dianalisis.
  4. Untuk penelitian eksperimen yang sederhana, dengan pengendalian yang ketat, ukuran sampel bisa antara 10 s/d 20 elemen.

Krejcie dan Morgan (1970) dalam Uma Sekaran (1992) membuat daftar yang bisa dipakai untuk menentukan jumlah sampel sebagai berikut (Lihat Tabel)    

Populasi (N)
Sampel (n)
Populasi (N)
Sampel (n)
Populasi (N)
Sampel (n)
10
10
220
140
1200
291
15
14
230
144
1300
297
20
19
240
148
1400
302
25
24
250
152
1500
306
30
28
260
155
1600
310
35
32
270
159
1700
313
40
36
280
162
1800
317
45
40
290
165
1900
320
50
44
300
169
2000
322
55
48
320
175
2200
327
60
52
340
181
2400
331
65
56
360
186
2600
335
70
59
380
191
2800
338
75
63
400
196
3000
341
80
66
420
201
3500
346
85
70
440
205
4000
351
90
73
460
210
4500
354
95
76
480
214
5000
357
100
80
500
217
6000
361
110
86
550
226
7000
364
120
92
600
234
8000
367
130
97
650
242
9000
368
140
103
700
248
10000
370
150
108
750
254
15000
375
160
113
800
260
20000
377
170
118
850
265
30000
379
180
123
900
269
40000
380
190
127
950
274
50000
381
200
132
1000
278
75000
382
210
136
1100
285
1000000
384


    Champion (1981) mengatakan bahwa sebagian besar uji statistik selalu menyertakan rekomendasi ukuran sampel. Dengan kata lain, uji-uji statistik yang ada akan sangat efektif jika diterapkan pada sampel yang jumlahnya 30 s/d 60 atau dari 120 s/d 250. Bahkan jika sampelnya di atas 500, tidak direkomendasikan untuk menerapkan uji statistik. (Penjelasan tentang ini dapat dibaca di Bab 7 dan 8 buku Basic Statistics for Social Research, Second Edition)


    Pesamaan yang dirumuskan oleh Slovin (Steph Ellen, eHow Blog, 2010; dengan rujukan Principles and Methods of Research; Ariola et al. (eds.); 2006) sebagai berikut.

       n = N/(1 + Ne^2)

       n = Number of samples (jumlah sampel)
N = Total population
(jumlah seluruh anggota populasi)
e = Error tolerance
(toleransi terjadinya galat; taraf signifikansi; untuk sosial dan pendidikan lazimnya 0,05) –> (^2 = pangkat dua)

beberapa keteranganmengenai rumus Slovin yaitu:
  1. Rumus Slovin ini tentu mempersyaratkan anggota populasi (populasi) itu diketahui jumlahnya (simbulnya N). Dalam bahasa saya disebut populasi terhingga. Jika populasi tidak diketahui jumlah anggotanya (populasi tak terhingga), maka rumus ini tak bisa digunakan. Lebih-lebih jika populasinya tak jelas (tidak diketahui keberadaannya, apalagi jumlahnya, misalnya orang yang korupsi atau nikah siri). Teknik sampling yang digunakan pun tentu tak bisa teknik yang bersifat random (“probability sampling”), harus menggunakan teknik yang sesuai (quota, purposive, snowball, accidental dsb.) 
  2. Asumsi tingkat keandalan 95%, karena menggunakan a=0,05, sehingga diperoleh nilai Z=1,96 yang kemudian dibulatkan menjadi Z=2. 
  3. Asumsi keragaman populasi yang dimasukan dalam perhitungan adalah P (1-P), dimana P=0,5. 
  4. error tolerance  (e) didasarkan atas pertimbangan peneliti.

Contoh :
N = 1000
Taraf Signifikansi = 5%
maka :
n = N/(1 + Ne^2)  = 1000/(1 + 1000 x 0,05 x 0,05) = 286 orang.


  1. Penentuan ukuran sampel dengan memakai rumus Slovin dan Tabel Krejcie- Morgan hanya dapat digunakan untuk penelitian yang bertujuan mengukur proporsi populasi. 
  2. Rumus Slovin dan Tabel Krejcie-Morgan, sama-sama mengasumsikan tingkat keandalan 95%. Perbedaannya, Slovin memakai pendekatan distribusi normal, sementara Krejcie dan Morgan menggunakan pendekatan distribusi chi kuadrat. 
  3. Asumsi keragaman populasi yang dimasukan dalam perhitungan adalah P(1-P), dimana P=0,5, baik dalam Rumus Slovin maupun dalam Tabel Krejcie-Morgan. 
  4. Slovin masih memberi kebebasan untuk menentukan nilai batas kesalahan atau galat pendugaan, sedangkan batas kesalahan yang diasumsikan dalam tabel Krejcie-Morgan adalah 5% (d=0,05).



 

70 comments:

  1. salam kenal bro .. saya seornang mahasiswa yang akan melakaukan penelitian skripsi..
    nah judul skripsi saya tentang perbandinagan anatara metode beajar inquiry dan discovery di smp.. nah saya mau tanya kira2 rumus penelitian yang tepat apa ya??

    ReplyDelete
  2. Salam kenal juga Bro,

    Sangat menarik. Mengenai metodologi penelitian bisa anda diskusikan dengan dosen pembimbing, yang jelas data yang anda perlukan yaitu data primer yg harus didapat dari observasi langsung, dan beberapa data sekunder seperti history nilai siswa. Yang terpenting anda memahami penelitian anda secara keseluruhan. Berikut advice saya ;
    1. Pahami dasar teory dari kedua methode ini, lalu terapkan pada object eksperimen. pertanyaannya bagaimana anda melakukannya.
    2. Gunakan indikator yang sama sebagai variabel dependent/terikat.
    3. Sample pengujian anda tidak terhingga jadi tidak bisa menggunakan Rumus Slovin untuk penetapan jumlah sample, pelajari teknik quota, purposive, snowball, accidental.
    4. Setelah mendapatkan jumlah sample, bagi sample menjadi 2 kelompok. Kenakan test yang sama untuk mengukur individu2 di kedua kelompok.
    5. Terapkan metode belajar pada kedua kelompok. Pastikan sama persis dengan dasar teorynya.
    6. Kenakan Test yang sama untuk menguji individu di kedua kelompok, tentunya terkait dengan materi yang diajarkan.
    7. Gunakan % peningkatan nilai hasil test setelah dan sebelum belajar.
    8. Diantara keduanya, kelompok mana yang memiliki rata-rata % tertinggi tertinggi dan lihat kembali hipotesa anda.
    9. pengolahan datanya cukup sederhana bukan, tapi yang tersulit bagaimana data-data yang anda peroleh valid dan Realible.

    Selamat mencoba, dan semoga sukses!

    ReplyDelete
  3. assalamu'alaikum.
    saya mau malakukan penelitian skripsi tentang hubungan lama konsumsi air sumur dengan kadar kalsium urin warga desa X. dimana sampel yang diambil memiliki syarat laki2 usia 30-60 thun, menetap atau bukan perantau, mengkonsumsi air sumur sebagai sumber air minum. yg mau saya tanyakan adalah metode pengambilan sampel apa yg paling tepat?
    dan rumus yg pling tepat untuk menghitung jumlah sampelnya agar jumlah sampel yg diperlukan kecil berkisar antara 50 an sampel soalnya untuk menentukan kadar kalsium urin tiap sampel memerlukan biaya sekitar 50 ribu rupiah.jadi biar tidak memerlukan terlalu banyak biaya. trimakasih...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dear Puput,
      Tentukan Populasi orang dewasa (30-60th) di desa X. Jadi pastikan populasinya terhingga.
      Gay dan Diehl menuliskan, penelitian korelasional, paling sedikit 30 elemen populasi.
      Untuk jelasnya, dibaca dulu Buku referensi statistiknya ya. Tq

      Delete
  4. admin..saya carlita..
    saya mau meneliti tentang analisis waktu tunggu pelayanan pasien di puskesmas x...nh untuk jenis penelitiannya yg cocok apa ya??untuk pengambilan sampel rumus yang tidak terlalu banyk hasil sampelnya menggunakan apa?terima kasih..

    ReplyDelete
  5. Dear Carlita,
    Sebelum meneliti, pastikan dahulu latar belakang masalahnya, karena pada prinsipnya, penelitian dilakukan untuk mencari jalan keluarnya. contohnya : pengaruh waktu tunggu terhadap tingkat kepuasan pasien di Puskesmas X, atau waktu tunggu diajdikan salah satu dari beberapa variabel independennya, misal :"pengaruh pelayanan terhadap tingkat kepuasan pasien di Puskesmas X." dengan menggunakan elemen-elemen pelayanan misal dengan waktu tunggu, biaya pengobatan, ketersediaan parkir, keramah tamahan, dll. dengan menentukan dimensi operasional masing-masing elemen untuk dasar dilakukannya observasi melalui kuisioner.
    Dibatasi saja periode kunjungan dalam 1 bulan. Untuk penetapan Populasi, gunakan historical data dalam 1-2 tahun terakhir, rata-rata jumlah kunjungan perbulannya. Jika lebih valid gunakan data per 3,6, atau 12 bulan (konsekuensinya jumlah sample akan bertambah). Setelah mengetahui Jumlah Populasi, Gunakan Rumus Slovin dalam menentukan jumlahnya ( silahkan dipelajari mengenai teknik ini di buku2 referensi atau referensi dari penelitian sebelumnya )
    Good Luck!

    ReplyDelete
  6. Selamat siang.

    Lam kenal.
    saya akan melakukan penelitian skripsi tentang Pengaruh penggunaan Media Audio visual terhadap Kemampuan menyimak di SMP. kira-kira penelitian ini menggunakan rumus apa yang tepat???

    Thanks

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sore Evy,
      Evy ambil kependidikan ya. Kalau boleh sugest. Untuk ditingkat penulisan Skripsi, lebih baik pembuktian dari metode-metode pengajaran terbaru. Jadi mulai dari teknik penelitian sudah tersedia. Misal "Pengaruh penerapan metode belajar montesory terhadap perkembangan anak didik di Tk ABC", atau metode lainnya. Jika Media Audio Visual merupakan metode atau teori yang baru, itu sama dengan membuat thesis atau malah disertasi ( menemukan teori baru ).
      Gunakan referensi dari Skripsi Alumni yang memiliki tema sejenis, tinggal object penelitian, dan pembatasan masalah yang di bedakan.
      Lebih simpel bukan ?

      Delete
    2. selamat malam..

      saya sedang membuat TA dng judul peningkatan kulitas jasa konsultan dgn mnggunakan metode ZOT (zone of tolerance).. sy kebingungan dalam pengolhan data/ penerapan metode zot
      apakah ada pecerahan/solusi yg mudah sy pahami ?

      tks atas jawabannya

      Delete
  7. Saya sedang membuat skripsi tentang evaluasi penggunaan antibiotik di ruang ICU periode januari-desember 2012 .. bdasarkan data rekam medis jumlah pasien slama stahun 872 pasien .. Yg saya bingung bagaimana cara sampling yg benar dan cara teknik samplingnya gimana agar smpel tsb bisa mewakili populasi yg ada .. trims urgent :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ok, karena anda menggunakan data sekunder dengan populasi diketahui. Saran saya gunakan Slovin. Dengan Populasi 872, Sampel yang diambil sebanyak 275 elemen. Ambil secara random. Caranya beri angka 1s/d 872, kemudian ambil secara acak sebanyak 275 kali tanpa dikembalikan. Tq

      Delete
    2. Trims atas penjelasannya .. tapi jika menggunakan sistematis random dgn interval apakah bisa juga? trims

      Delete
  8. salam kenal bro.. saya juga lagi buat skripsi nih tentang SDM.. saya menggunakan tekhnik sampling nya non probability yang purposive sampling.. total populasi yang saya ada 154.. tapi yang memenuhi syarat jadi populasi nya 130.. nah dari 130 itu kira kira berapa jumlah yang pas untuk saya ambil menjadi sample untuk mengisi kuisioner yaa ?? apa metode slovin itu bisa digunakan ?? thks sangat sebelumnya bro...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Slovin bisa anda gunakan, karena jumlah Populasi telah diketahui. Dengan N:130, maka sampelnya sebanyak 99 elemen.
      Ada juga alternatif yang lain sehubungan dg jumlah sampel, jika jumlah ini anda rasa terlalu memberatkan.
      Roscoe (1975) dalam Uma Sekaran ( Sekaran,U, 1992. Research Methods for Busines. Penerbit Salemba Empat, Jakarta, hlm. 252 ), memberikan pedoman penentuan jumlah sample, sebaiknya ukuran sampel diantara 30 s/d 500 elemen. Jadi pertimbangan jumlah sample 50, sy anggap sudah mencukupi. Tolong discuss lagi dg dosen pembimbing anda. Tq

      Delete
  9. salam kenal..numpang sharing ya. sya lg bkin skripsi ttg depresi lansia pensiun. penelitian sy di kelurahan. dlam 1 kelurahan tsb ada 8 RW. sya msh kesulitan mengumpulkan populasi. saat ini sya masuk lewat RW-RW. dari sana dpt beberapa data ttg lansia pensiun. ada sekitar > 60 lansia. kira2 teknik apa yg cocok untuk sampling saya? proportonal atau total sampling sja ya? tkb

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah kalau jumlahnya 60-an, mending total populasi saja. Jadi penelitian sangat valid.

      Delete
  10. salam kenal.. saya lagi buat TA ne, judulnya partisipasi orang tua dalam upaya meningkatkan prestasi belajar anak, kira-kira rumus apa ya yg cocok dengan judul saya ini.Tq.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ini termasuk korelasional. Pertama tentukan dulu masalahnya apa, misal prestasi belajar anak turun.
      Nah tujuan penelitian kan membuktikan ada tidaknya korelasi antara partisipasi orang tua ( sebagai independent variabel ) dengan Prestasi anak ( dependen variabel ).
      Batasi penelitian di sekolah tertentu saja ( misal SMP XYZ ) dan periode waktu penelitiannya, tingkatan, dll.
      Perlu digali lagi untuk menjabarkan independent variabel " partisipasi orang tua ", dalam bahasa penelitian yaitu definisi operasionalnya. Jadi komponen-komponen apa yang bisa diukur yang menjabarkan arti "partisipasi" tadi. Pakai referensi penelitian sebelumnya atau buku-buku terkait.
      Selamat mencoba, dan semoga sukses TA nya.

      Delete
  11. salam kenal.. saya sessy, mau tanya nih, buku statistika yg bagus terutama bagian metode penelitian eksperimen, karangan siapa ya?
    thx utk blsnx.. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Coba referensi berikut :
      Sugiyono, 1997. Metode Penelitian Administrasi, PT.Alphabeta, Bandung
      Umar, H, 2003. Metode Riset Bisnis. Gramedia Pustaka Utama, Jakarta
      Sekaran,U, 1992. Research Methods for Busines. Penerbit Salemba Empat, Jakarta

      Delete
  12. salam kenal, penelitian sy tentang gambaran kapasitas paru pekerja cat mobil se-Kota ... tapi sy tidak menemukan secara pasti berapa jumlah pekerja cat dico mobil di kota saya berhubung usaha dico banyak yg bergerak di bidang informal ,data sekunder dari instansi pemerintahan juga hanya menemukan 5 usaha pengecatan mobil yg terdaftar se-Kota... padahal usaha ini tersebar banyak dikota saya.
    Pertanyaan saya bagaimana cara saya menentukan populasinya ???
    apakah saya harus keliling kota untuk menghitung-hitung satu per satu usaha tersebut? atau saya gunakan data sekunder saja ???

    THANK

    ReplyDelete
  13. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dear ray,
      Pastikan jumah populasinya di periode tertentu. Beberapa literatur menyarankan minnimal 30 sample, dipilih acak. Ini u/ mengoptimalkan biaya penelitian. Betul, data primer dilakukan dg observasi, biasanya mggunkan kuisioner berskla linkert. Tentukan dahulu definisi operasional masing2 variabel. Tq

      Delete
  14. Saya mau tanya. Kalau populasi tidak diketahui secara pasti msh bs menggunakan sample tidak??karena data valid tidak ada. Selain itu tingkat signifikan bs 5 % atau 10 % kan??terima kasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Populasi tak terhingga (tidak diketahui) menggunakan teknik sampling quota, purposive, snowball, accidental dsb.
      Tingkat kesalahan berkisar antara 0,05 (5%) atau 0,01(1%) jadi keakuratan hasil penelitian bisa 95% atau 99%.
      Lebih jelasnya silahkan mempelajari detail literatur teknik
      -teknik sampling ini.
      Good Luck.

      Delete
  15. Misiiiii, saya mau tanya juga nich, saya ngangkat judul skripsi bahasa inggris judulx Error analysis in bla-bla-bla. desain penelitiannya adalah deskriptive quantitative. populasi yang saya teliti itu sekitar 229 orang siswa SMA. yang saya bingungkan adalah teknik sampling dengan sampling unitnya. bagaimana sebaiknya sampling teknik dan sampling unit utk penelitian saya.
    terima kasih....

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dear RinQa,
      Bisa diinformasikan dahulu latar belakang masalahnya apa ya? Intinya, Penelitian itu dilakukan hanya jika ada permasalahan. Apakah ke 229 siswa ini obyek yang setara? maksud saya, contohnya, apakah siswa kelas 1, 2, atau 3 memiliki kesetaraan ? bagaimana dengan Gender, apakah mempengaruhi ? ini sangat tergantung dari obyek penelitian. Begitu pula sampling yang diambil, apakah hsample harus diambil secara proporsional setiap kelompok, dll.

      Delete
  16. Asslamualaikum. Saya Safarida. Saya sedang menyusun skripsi mengenai Pemda, bolehkah jumlah populasi=jumlah sampel? Saya memiliki 3 variabel independent dan satu variabel dipendent. Berapakah minimal sampel yang harus saya gunakan? Terima Kasih.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Pada prinsipnya sampling bertujuan untuk mengoptimalkan biaya penelitian. Tapi kalau anda bisa menjadikan populasi sebagai obyek penelitian, juga tidak masalah.
      Saran saja, untuk menerapkan teori statistik dan metode penelitian yang telah anda pelajari, alangkah lebih baik jika anda gunakan metode sampling.

      Delete
  17. mau nanya mas, skrng lg nyusun proposal yg judulnya 'pengaruh tindakan IKP (pemasangan stent pd pasien jantung) trhdp perbaikan sirkulasi jantung melalui gambaran perubahan EKG (perekaman jantung)', jd nanti datax diambil dr studi dokumen rekam medik pasien. dr bincang2 dgn petugas RS yg rencana t4 penelitian, jmlh pasien perbulannya msh < 10/bln. menurut mas, jenis & rancangan penelitian yg pas u/ sy apa ya? klo teknik penganmbilan sampelnya? trims

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kelihatannya jenis penelitiannya korelasional. Pengaruh tindakan IKP (Independent V ) terhadap sirkulasi Jantung ( dependent V ). Karena menggunakan data sekunder, populasi 10 sepertinya masih sangat kurang. lakukan penelitian di beberapa rumah sakit dengan tingkat pelayanan medis setara, dan perbesar populasi dengan memperpanjang rentang / periode data ( 6-12 bulan )terakhir. Sampel diambil secara random, dan proporsional sesuai populasi di masing - masing RS.

      Delete
    2. Salam kenal bro. Saya penasaran dengan mengapa rumus slovin selalu menghasilkan sampel sbnyk 400 sampel utk populasi berjumlah besar dgn error 0,05? Bisa dijelaskan dgn alasannya? Thanks!

      Delete
    3. Salam kenal bro. Saya penasaran dengan mengapa rumus slovin selalu menghasilkan sampel sbnyk 400 sampel utk populasi berjumlah besar dgn error 0,05? Bisa dijelaskan dgn alasannya? Thanks!

      Delete
  18. salam kenal,, aku indy,, mau nanya aku mau adain penelitian, tujuannya mengetahui perbedaan status kesehatan gingiva antara pengguna air dengan kesadahan tinggi dan air kesadahan normal. Rencananya dilakukan di SD A (pengguna air dengan kesadahan tinggi) dan SD B (pengguna air dengan kesadahan normal). jumlah seluruh siswa SD A 72, SD B 94. kriteria sample yg sy ambil adalah anak tidak mempunyai penyakit sistemik dan tdk memakai kawat ortho. rumus sample yang harus ku gunakan apa y?. apakah sample dari kedua SD harus sama? trmksh

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau tidak salah gingiva itu bahasa medis untuk gusi ya. Penelitian yang menarik. Indi coba mulai dari faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi status kesehatan gingiva. Saya tidak memahami aspek medisnya, tapi saya yakin sudah ada penelitian ilmiah yang pernah malakukannya.
      Pertanyaan saya, Adakah faktor-faktor yang berpengaruh pada status kesehatan gingiva ? Jika secara ilmiah ada yang pernah meneliti, gunakan ini sebagai acuan. Gunakan faktor-faktor tadi sebagai variabel independent ( mis X, Y, Z ) dan status kesehatan gingiva sebagai Variabel dependent.
      Diantara variabel independent tadi, manakah yang secara ilmiah dipengaruhi oleh tingkat kesadahan air minum.

      Jadi judulnya nanti pengaruh X, Y, Z , terhadap status kesehatan anak usia ... - ... di desa A.

      Pengolahan data statistik akan diperoleh urutan tingkat significant variabel independent yang berpengaruh di setiap area.
      Pembatasan akan usia, domisili, dan tingkat pola hidup (sehat, dll sangat diperlukan agar data menjadi setara.
      Tq

      Delete
  19. perkenal nama saya eva lenora, saya lagi menyusun proposal dengan JUDUL PERBEDAAN PERKEMBANGAN MOTORIK DAN SOSIAL ANTARA ANAK TODDLER YANG MENIKUTI PAUD DAN TIDAK MENGIKUTI PAUD. Variabel Independen ada 2 yaitu perkembangan motorik dan perkembnagan sosial sedangkan variabel dependen yaitu Anak yang mengikuti PAUD dan Tidak mengikuti PAUD. saya bingung bagaimna cara menentukan sampel dan kira-kira berapa sampel yg harus diteliti ? dan uji Apa yang harus sy gunakan apakah uji t atau uji mann whitney.,,,??? Sy bingung mohon bantuannya.,,Trima kasih, GBU


    ReplyDelete
  20. perkenalkan saya rachel & sdg mnyusun skripsi. saya mgunakan penelitian korelasional, ada 9 variabel bebas & 2 variabel terikat, jadi total nya 11 variabel. ketentuan analisis multivariat kan jumlah sampel minimal harus 10x lipat dari jumlah variabel. apabila mengikuti ketentuan tsb, jumlah sampel saya harus 110 org, sementara populasi saya hanya 74 orang. kira2 bagaimana solusi nya? tolong dibantu ya. thanx

    ReplyDelete
  21. selamat siang, jika populasi saya hanya sekitar 200 orang, sebaiknya menggunakan tabel ya? kalo ingin menggunakan slovin tetapi ingin mendapatkan sample 40 orang berarti saya harus mencari populasi sekitar 400an? begitu bukan?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dear Ri,
      Kalo populasinya 200, sampel minimal 30 sih cukup. Lihat lagi penjelasan di artikel.
      Tq

      Delete
    2. maksutnya memungkinkan ga mas kalo populasinya hanya 200 tapi untuk dasar penentuan samplingnya menggunakan slovin? studi saya studi korelasional..

      Delete
  22. assalamualaikum,, saya mau bertanya mengenai penentuan taraf signifikansi. apa yang menjadi pertimbangan peneliti dalam pemilihan taraf signifikansi selain tingkat keandalannya? apakah berhubungan dengan jumlah sampel? terima kasih sebelumnya :-)

    ReplyDelete
  23. salam kenal mas. saya Rosmery. saya sedang skripsi dan meneliti beban mental dan konsumsi energi operator. saya rncananya membandingkan tiga shift yg ada (pagi, sore, malam). jumlah populasi ada 28 tiap shift jadi 84 org. sebaiknya saya pakai penentuan sampel menurut slovin atau bgaimana mas? mohon bantuannya. thanks.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dear bung.
      Beban oprtr saat 3 shift berbeda. Karena shift malam berlawanan dg jam biologis manusia. Jadi anda tidak bisa menganggap populasi 84. Harus di kelompkkan mnjadi 3. Dianalsa terpisah baru dibndingkan hasilnya. Jd populasinya 28/shift. Saran sy tdk ush disampling. Karena jmlhnya msh dibwh 30. Dianalisa sj total populasinya tdk ush disampling. Tq

      Delete
    2. maaf mas, saya cewek hehe. jadi saran mas, langsung menganalisa tiap shift ya mas, kemudian membandingkan hasil dari ketiga shift tsb. kalau kondisinya shift rotasi mas, pergantian shift setiap minggu, apakah bisa saya hanya menganalisa satu grup shift sja, namun saya meneliti ketika ke 28 org tsb dalam shift pagi (minggu I), shift sore (minggu II), shift malam (minggu III). apakah hasilnya valid mas? trimakasih mas.

      Delete
    3. OO Ros Cewek ya, sorry, karena difoto yang dominan spacenya cowok sih.

      Hipotesa Penelitian : Putaran Shift pagi, sore, malam memberikan pengaruh terhadap mental dan konsumsi energi operator.

      Dan anda melakukan penelitian untuk membuktikannya bukan ? Justru dengan obyek penelitian personel pershift ( 28 orang ) dengan 3 kondisi yang berbeda akan didapat hasil yang lebih valid, karena objectnya setara, hanya waktunya yang berbeda-beda. Jadi ketiga Grup dianalisa secara terpisah, lalu di buat comparasi diantara ketiganya. Tingkat signifikanya kemungkinan berbeda-beda, saya pikir itu wajar, karena ada faktor-faktor lain yang lain mungkin berpengaruh tapi tidak anda teliti, ini bisa dilihat dari koefisien determinasinya ( R Square ), seperti faktor leadership, kepuasan kerja, dll. Kepala shift yang bagus mungkin dapat mempengaruhi variabel yang anda teliti, memungkinkan bukan ?
      Silahkan membatasi periode waktu penilitian apakah cukup 1 putaran ( satu hari ) atau seminggu, atau bahkan jika ingin mendapatkan data yang lebih valid, ambil 1 bulan. Dengan syarat komposisi personel tetap. Biasanya faktor tanggal ( tua dan muda ) bisa mempengaruhi mental pekerja :-) jadi jangan bingung hasil pengolahan data di tanggal muda berbeda dengan saat tanggal tua. Jika merusak data, hilangkan saja.
      Tq

      Delete
  24. asalamualaikum,,
    saya lagi melakukan penelitian skripsi tentang POTENSI EKONOMI DAN MANFAAT USAHA PENGOLAHAN SAMPAH PLASTIK , nah perumusan masalah saya yaitu seberapa besar potensi ekonomi yang terkandung dalam sampah plastik bila di kelola dengan baik,,
    pertanyaan saya Analisis apa yang cocok untuk permasalahan tersebut..
    thx..

    ReplyDelete
  25. Salam kenal mas, nama saya Sutrisno. Saya sedang melakukan penelitian kesehatan tentang gambaran ketetapan pemberian terapi antimalaria pada penderita malaria di sebuah RS. Data penelitian saya diambil dari rekam medis. Populasinya sekitar 100 orang. Sebaiknya pengambilan samplenya bagaimana? thx

    ReplyDelete
  26. selamat siang mas, saya lagi melakukan penelitian tentang pengaruh partisipasi dalam penyusunan anggaran terhadap motivasi. jumlah populasi 60 org dan dalam proposal saya menuliskan seluruh populasi menjadi sampel, tapi pas penelitian pihak perusahaan hanya minta 40 kuisioner utk dibagikan dan yang kembali hanya 33 kuisioner. bagusnya saya pake rumus apa ya untuk menjelaskan teknik pengambilan sampel saya?? mohon bantuannya. terima kasih

    ReplyDelete
  27. saya mau tanya, kalau penelitian saya tentang masyarakat pengguna jalan. bagaimana cara menentukan sampelnya, sedangkan populasinya tidak pasti jumlahnya. terima kasih

    ReplyDelete
  28. hai bro saya Hendra, saya mau tanya nih. rencana judul skripsi saya kan "Analisis Gaya Bahasa Sujiwo Tejo dalam Esai Republik #Jancujers" nah rumus yang tepat seperti apa yah? mohon pencerahannya

    ReplyDelete
  29. selamat malam mas
    saya chindy
    mau nanyak, saya kan mau meneliti tentag remaja yang merokok usia SMP
    itu kan gak tau pasti brapa sampelnya
    trus saya pakai rumus apa yach
    mhon jawab yach mas
    bisa aja jwban nya kirim ke email saya
    cia.cia29@ymail.com

    ReplyDelete
  30. selamat malam mas,
    saya okta,
    saya mau tanya, saya meneliti mengenai perusahaan konstruksi di kota saya khususnya yg pernah mengerjakan proyek bangunan gedung,total populasinya sejumlah 164 perusahaan, dengan catatan, alamat yg ada di daftar belum tentu alamat yg sebenarnya, dan saya masih belum bisa memastikan apakah kuisioner saya akan diterima atau tidak,
    sejauh ini saya sudah mendapatkan 35 prusahaan yg mengembalikan kuisioner,
    saya mau tanya mas,apa 35 itu sudah cukup,
    karena apabila saya hitung dgn rumus slovin,
    sampel minimal sekitar 116,
    sedangkan ada kendala seperti yg sudah saya kemukakan diatas,kira2 solusinya bagaimana ya?
    mohon bantuannya, trims :)

    ReplyDelete
  31. Selamat malam, sy Ana, mau tanya penghitungan besar sampel untuk penelitan deskriptif rumusnya yang mana yaa? Saya berencana meneliti gambaran muskulus spincter ani pada penderita atresia ani dengan mengguakan pemeriksaan MRI. Terima kasih

    ReplyDelete
  32. mau tanya, apakah tiap riset bisa menggunakan perhitungan besar sampel dengan rumus Slovin? bagaimana dengan riset di bidang kedokteran?

    ReplyDelete
  33. Salam kenal mas, apakah jika populasinya banyak dalam hal ini 4236 tetap menngunakan solvin? Atau ada metode lain yang lebih efektif terkait waktu namun tetap valid. Terima kasih sebelumnya.

    ReplyDelete
  34. mas mau tanya, saya lg mngrjakan skripsi, dan menggunakan rumus slovin, tp taraf signikansi yang saya pakai 10%/0,1. dosen pembimbing saya menyuruh saya cari alasan yang tepat kenapa pakai signifikasnsi 10 %, karena di indonesia umumnya memakai 5%, kalo sya bilang pakai yg 5% itu terlalu banyak sampelnya, dosen saya bilang itu bukan alasan yang tepat. kira-kira alasan tepatnya apa ya mas?
    trims sebelum dan sesudahnya

    ReplyDelete
    Replies
    1. masalah aku juga sama nih, aku pakai toleransi kesalahan 10% dan disuruh nyari alasannya
      kemarin sih pakai 10% karena cuma berhasil dapat respon 30 respon dari total populasi 39, surveynya di balai kesehatan, yang karyawannya paling jarang muncul di kantor TT___TT
      ngumpulin 30responden aja perjuangan berbulan-bulan

      agan sendiri udah nemu alasannya belum? gimana alasannya? need help dong...

      Delete
  35. sama seperti saya..dosen pembimbing saya pun menyuruh seperti itu dsertai literatur

    ReplyDelete
  36. selamat malam,,,,,,,,
    salam kenal mas sya Dewi, sya mau bertanya kalo dalam penelitian "penetapan kesadahan total CaCO3 air sumur pd daerah x" berapa banyak sampel yg d perlukan ya mas,,,,?
    ada buku refrensi nya mungkin,,, :)
    trimakasih

    ReplyDelete
  37. selamat malam..saya sedang mengadakan penelitian guna tesis saya, variabel yang saya teliti adalah variabel institusi, populasi satu kecamatan 55 institusi, kalau saya pakai krecjie ketemunya 48 institusi dengan jumlah responden 336 orang, pakai slovin juga tidak berbeda karena sampel hasil perhitungan, hampir seperti populasi. sementara kondisi geografis sangat bervariasi dengan medan yang lumayan berat. dalam pengambilan data,
    apakah ada teori lain untuk dapat memperkecil sampelnya? mohon penjelasan dan berkenan memberi sumber yg relevan tentang rumusnya. terima kasih

    ReplyDelete
  38. selamat pagi mas bro.. mohon bantuannya..
    sy sedang mengerjakan skripsi.. objek penelitian saya bakteri.
    saya bingung bgaimana cara menghitung besar sampel bakterinya. sy harus menggunakan rumus apa ya??
    terima kasih sebelumnya.

    ReplyDelete
  39. jika populasi nya tidak terhingga bagaimana cara menentukan berapa banyak jumlah sample yg akan digunakan sebagai responden ??

    dlm penelitian saya, tempat penelitian yg digunakan adalah di rumah makan yg tidak mempunyai data yg pasti mengenai jumlah pelanggan yg datang setiap harinya

    terimakasih
    mohon di jelaskan secara detail

    lintangsesaria@gmail.com

    ReplyDelete
  40. siang mas, saya sedang melakukan penelitian terhadap mutu layanan suatu microsite website yang digunakan oleh lembaga pendidikan, penggunanya termasuk mahasiswa dan dosen, bagaimana saya memilih teknik samplingnya ? sementara dari data yang di lihat masih banyak mahasiswa yang belum menggunakan microsite tersebut.
    terimakasi
    mohon di jelaskan
    heranurfadilah2gmail.com

    ReplyDelete
  41. Assalammualaikum Pak, Saya sedang melakukan penelitian dengan judul peran penyuluh kehutanan terhadap peningkatan motivasi masyarakat dalam pengembangan hutan rakyat, dalam hal ini populasinya masyarakat. nah metode apa yg digunakan dan berapa sampel yang bagus. terimakasih.

    ReplyDelete
  42. salam pak mohon dijawab ya
    saya penelitian eksperimen menggunakan kelompok dengan jumlah 12 sm 13 itu diperbolehkan uji statistik parametrik gk ya? kl dilihat pendapat bahwa boleh kurang dari 30 dan itu jd penelitian eksperimen sederhana

    ReplyDelete
  43. salam pak mohon dijawab ya pak . saya memakai cross secsional pada penelitian kanker serviks d RS x, dosen saya menyarankan untuk memakai teknik accidental sampling, total sampling jika pasien <100, tapi saya bingung bagaimana jika pasien >100 dalam waktu tertentu? misal hanya 105 sedangkan menurut teori arikunto bisa d ambil 10-15% atau 20-25%. padahal jika dihitung seperti itu, sample yang nantinya saya dapat dengan populasi 105 tidak sampai 30pasien. lebih baiknya memakai teknik sampling seperti apa ya pak?

    ReplyDelete
  44. ass,,
    mo tanya mas, saya sdg proposal , bagaimana cara menentukan sampel bila jumlah polulasi nya ada 192 ?
    trims,,

    ReplyDelete
  45. assalammualaikum...klo menentukan sampel yg populasinya tidak diketahui menggunakan rumus apa mas...trims atas kerjasamnya.

    ReplyDelete
  46. Mw tnya nih, saya meneliti tentang kegiatan ekstrakurikuler fahmil quran ,kgiatan in trkhusus utk kelas XI alyah. Dr sktr 40an murid yg ikt cuma 15orang. Brarti sampelny td yg 15org it aj kan?

    ReplyDelete
  47. saya nur hikmah, mw tanya kak, kalo penelitian korelasi kaya jdul sy '' hubungan motivasi hasil belajar siswa, sampel nya baiknya bgmna yah?

    ReplyDelete

This Blog Free of Advertisement